Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

rapat tarja 1

 

rapat tarja 2

 

rapat tarja 3

 

rapat tarja 4

 

BANDUNG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Ibnu Chuldun memimpin langsung Raker Implementasi Sumaker dan Capaian Target Kinerja 2018 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat bertempat di Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah (Rabu, 08/11/2018).

Rapat dihadiri oleh Kepala Divisi Administrasi Dodot Adikoeswanto, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto, Kepala Divisi Pemasyarakatan Krismono, Kepala Divisi Keimigrasian M.H. Henri dan Pejabat Administrator, Pengawas dan Pelaksana dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat

Mengawali rapatnya Ibnu Chuldun selaku Kepala Kantor Wilayah menyampaikan bahwa untuk capaian target kinerja tahun 2018 secara singkat dapat kita evaluasi yang telah dilakukan oleh masing-masing unit Eselon I.”Sebagai pemangku program maupun yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dari  seluruh jajaran di Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat telah berwarna hijau dalam artian sudah sesuai dengan apa yang diharapkan, namun demikian ketika kita menilai sampai mencapai hijau belum 100% di sampaikan bahwa jangkauan, Divisi Administrasi sebanyak 12 tarja sudah hijau 100%, kemudian  Divisi Yankum dan HAM dari 79 yang masih belum mencapai 100% masih bernilai 80% yaitu terkait dengan IG 90%, disini hanya tinggal satu yang belum 100% jadi 90% untuk Divisi Pemasyarakatan 70% sampai dengan 85% mungkin nanti yang perlu mendapatkan perhatian”. Ucap Ibnu kepada seluruh peserta rapat.

Kemudian dia mengingatkan, “Mengingat capaiannya tidak bisa total 100% dikarenakan dengan padatnya kegiatan-kegiatan di Kantor Wilayah ini khususnya terkait dengan kegiatan seleksi CPNS 2018, tentunya saya berharap saudara-saudara semua dapat melakukan evaluasi oleh tim pada saat RAKER nanti di Jakarta, dan saya juga berharap harus selalu memantau Aplikasi SUMAKER yang saat ini banyak sekali surat  yang sudah masuk Aplikasi tapi belum di tindak lanjuti oleh pejabat-pejabat terkait.” Ujar Ibnu. (red/foto: 56W/ Azis)