Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

DIPA

Pencarian Data

study telkom corporate unifersity 1

 

study telkom corporate unifersity 2

 

study telkom corporate unifersity 3

 

study telkom corporate unifersity 4

 

study telkom corporate unifersity 5

 

BANDUNG- Selasa (16/04) Sekertaris BPSDM Kemenkumham, Hantor Situmorang beserta tim rombongan melanjutkan studi bandingnya, kali ini mereka menyambangi Telkom Corporate University yang terletak di Jl.Geger Kalong no.47, Kepala Bagian Umum, Eva Gantini nampak terlihat mendampingi tim studi banding BPSDM Kemenkumham.

Oki Wiranto selaku Executive Lerning AM pada Telkom Corporate University menyambut secara langsung rombongan BPSDM Kemenkumham.

“ Kami ucapkan banyak terima kasih karena sudah disambut sangat baik di sini, ada satu kegiatan yang harus diselesaikan yaitu grand design yang mendorong kami perlu adanya studi tiru ke Telkom Corporate University,” ucap Hantor.

“ dan dengan adanya era industri 4.0 maka peningkatan SDM sudah harus segera dilaksanakan, namun secara teknis kami masih banyak kekurangannya sehingga kami memerlukan studi banding ke Telkom Corporate University ini, yang di mata kami lebih baik, yang nantinya bisa ditiru untuk kedepannya untuk menjadi lebih baik,” tambah Tambah Hantor.

Oki Wiranto mengakatan “ Telkom perusahaan yang punya cita-cita menjadi raja digital di Asia, Telkom perusahaan global yang sudah ada di 11 negara dan sahamnya 53% masih milik pemerintah Indonesia dan 47% milik publik,” ujar Oki.

“ Cara pembelajaran di Telkom ini tidak menunggu adanya pemanggilan akan tetapi mereka sudah memiliki kesadaran dari dirinya sendiri untuk meningkatkan kompetensi diri nya”.

“ Menyambut era industri 4.0 kita seharusnya tidak melihat lagi dari ijazah melainkan keterampilan, kreatifitas dan imajinasi dari orang tersebut, tapi sayangnya di Indonesia ini belum ke arah tersebut padahal kalau saya lihat sudah banyak anak-anak muda sekarang yang memenuhi SDM tersebut,” tutup Oki. (red/foto: Azis)