Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

Cianjur 1Cianjur 2Cianjur 3


Rutinitas Santri Warga BInaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur berbeda dari biasanya, Hadirnya tiga orang tamu istimewa, masing-masing dua motivator Nasional Krishnamurti, dan pendongeng tingkat dunia Agus DS, juga pakar bambu Jatnika Banggamiharja, merubah suasa Lapas Cianjur pagi itu. Kehadiran mereka memberikan talenta sekitar pukul 10:00 WIB, di Mesjid Pondok Pesantren Terpadu At-Taubah Lapas Cianjur, Rabu (30/10/2019). Selesai melaksanakan Istighosah bersama, acara dilanjutkan dengan motivasi tiga narasumber dan motivator hebat. Sekitar 200 warga binaan dan petugas lapas sangat antusias mengikuti acara ini, Betapa tidak, baru kali ini Lapas Cianjur bisa mengundang motivator terkenal dan hebat.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cianjur, Gumilar Budirahayu mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dua minggu lalu dirinya bertemu dengan Krishnamurti dan mendapat tiga buku hasil karya beliau. "Kedatangan para motivator ini bisa memberikan semangat, dan harapan baru pada para warga binaan," ujar Gumilar.

Demikian pula dengan Agus DS yang berhasil membuat peserta merasa antusias dan menyambut baik hal kegiatan positif tersebut, saat acara berlangsung bercerita, bahwa kesempatan kedua itu selalu ada. Dulu kehidupan dirinya pun sangat gelap, namun seiring berjalannya waktu, memilih untuk memberikan manfaat melalui talenta. Krishnamurti dan Abah Jatnika merasa terharu dengan digelarnya kegiatan ini, karena dinilai sangat positif dan bisa memberikan wawasan baru bagi para warga binaan, sambil mereka menunggu selesainya masa menjalani pidana. "Sudah jelas toh? mereka adalah orang-orang baik, mungkin sedang sial saja. Insya Allah ada hikmahnya agar mereka lebih berhati-hati," pungkasnya.

Hal lain menurut Jatnika, sudah berkeliling dunia memperkenalkan kerajinan bambu, bahwa kondisi oksigen di dunia saat ini sangat mengkhawatirkan. Bila saja setiap warga menanam bambu di rumah masing-masing, maka sudah sedekah oksigen setiap harinya. Acara ditutup dengan senam hijaiyah yaitu senam kesehatan, yang mengoptimalkan pernafasan berdasarkan huruf hijaiyah.

(red/foto : Idrus/Humas Lapas Cianjur)